Nama yang diberikan kepada setipa sub marga tersebut merupakan pemberian sesudahnya, bukan nama pemberian mereka lahir:
- Lumban Pande
Lumban mengisyaratkan asal, tempat mereka tinggal. Pande berarti pintar, pandai dan ahli.
- Lumban Nahor
“Na Hor” berarti yang panjang dan berderet-deret, mungkin karena rumah di kampong tersebut panjang dan berderet-deret
- Subuhnihuta
“Suhut” tuan rumah, pelaksana pesta, “ Huta” kampong. Diberikan karena peranannya diantara ketujuh bersaudara, biasanya rumah ataupun halaman rumahnya digunakan sebagai tempat pesta oleh 6 saudara yang lain. Pendahulu ini seorang yang polos dan toleran dengan saudaranya.
- Tuan Ringo
Keturunannya kemudian menggunakan nama-nama Situmorang, Siringo-ringo, Rumapea dan pangpang. “Ringo” berarti ribut dan banyak tingkah, pada masa dewasanya Tuan Ringo pernah hendak dihukum oleh saudaranya karena kejahilan dan ketidaksaponannya.
- Darimangambat
Keturunannya kemudian menggunakan nama Sitohan Uruk. “dari” nama sejenis ular berbisa yang sangat ditakuti, “Mangambat” menghempang, menghadang. Diartikan memiliki kemampuan untuk mengahadang musuh dan menangkal bahaya.
- Raja Itubungna
Kelak keturunannya bernama Sitohang Tong-Tonga.Itubungna berarti dalam dirinya atau dalam tubuhnya sendiri
- Raja Bonanionan
Sitohang Toruan merupakan generasi dari Raja Bonanionan, yang berarti pendahulu tersebut yang pertama kali mendirikan pecan di Samosir.
sumber: Situmorang Na Bolon


Horas sude akka dongan tubu.
horas bah appara…