mangaratua

Parmalim, kaum minoritas yang tegar mempertahankan nilai leluhur batak

In Batak Marsada on February 16, 2009 at 9:18 am

Parmalim adalah pengikut kepercayaan Ugamo Malim. Jauh sebelum kelima agama yang diakui pemerintah masuk ke Indonesia, aliran kepercayaan ini sudah di anut oleh para leluhur batak. Di dalam ajaran Ugamo Malim, “Debata Mulajadi Nabolon” di percaya sebagai Tuhan Yang Maha Esa dan Sisingamangaraja sebagai nabi Ugamo Malim.

Dalam melaksanakan ibadah, Parmalim melaksanakan upacara (ritual) Patik Ni Ugamo Malim untuk mengetahui kesalahan dan dosa, serta memohon ampun dari Tuhan Yang Maha Esa yang diikuti dengan bergiat melaksanakan kebaikan dan penghayatan semua aturan Ugamo Malim.

Sejak lahir hingga ajal tiba, seorang “Parmalim” wajib mengikuti 7 aturan Ugamo Malim dengan melakukan ritual (doa). Ke-7 aturan tersebut adalah :
1. Martutuaek (kelahiran)
2. Pasahat Tondi (kematian)
3. Mararisantu (peribadatan setiap hari sabtu)
4. Mardebata (peribadatan atas niat seseorang)
5. Mangan Mapaet (peribadatan memohon penghapusan dosa)
6. Sipaha Sade (peribadatan hari memperingati kelahiran Tuhan Simarimbulubosi)
7. Sipaha Lima (peribadatan hari persembahan / kurban)

Selain ke-7 aturan wajib di atas, seorang “Parmalim” harus menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan seperti menghormati dan mencintai sesama manusia, menyantuni fakir miskin, tidak boleh berbohong, memfitnah, berzinah, mencuri, dan lain sebagainya.
Diluar hal tersebut, seorang “Parmalim” juga diharamkan memakan daging babi, daging anjing dan binatang liar lainnya, serta binatang yang berdarah.

Tak terasa, malam semakin larut. Waktu terasa sangat singkat saat pak Sirait menjelaskan detail demi detail soal “Parmalim”

Wawancara untuk memenuhi tugas kantorpun kami mulai. Di awal wawancara pak Sirait tampak gugup. Saya maklum, karena pak Sirait harus berhati – hati menjelaskan kepada kami karena setiap perkataannya mulai direkam oleh kamera dan nantinya akan di liat dan di dengar oleh ribuan bahkan jutaan orang.

Selesai wawancara obrolin yang sempat terhenti tadi kembali kami lanjutkan.
Menurut pak Sirait, saat ini terdapat jutaan aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Indonesia. Di Sumatera Utara, khususnya di kota Medan terdapat 11 aliran kepercayaan, antara lain Parmalim, Golong si Raja Batak, Sapto Darmo, dan lain – lain.

Sambil menunjukkan selembar Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya yang pada baris Agama tidak diisi tersebut pak Sirait mencoba untuk mengeluarkan uneg – unegnya. “Kami bukan aliran kepercayaan yang sesat dan kami terima kalau pemerintah tidak mengakui keberadaan kami diluar 5 agama yang diakui pemerintah Indonesia. Namun kami sangat mengharapkan perlakuan adil dari pemerintah. Karena Undang Undang Dasar Republik Indonesia juga telah menjelaskan setiap warga negara berhak dan berkewajiban untuk memeluk agama dan kepercayaannya masing – masing”

Sebelum beranjak pergi dari kediamannya, pak Sirait menjelaskan sesuai kalender hari yang mereka percaya, bulan maret ini merupakan jadwal ibadah Sipahasada yang merupakan peribadatan hari memperingati kelahiran Tuhan Simarimbulubosi atau tahun baru batak. Pak Sirait belum tahu kapan tanggal pastinya, tapi ia berjanji sebelum hari ha dia akan menghubungi saya.

Sambil berjalan menuju gerbang pagar rumah, pak Sirait menepuk pundakku, seraya berkata, “jangan sungkan-sungkan telpon saya kalau ada yang kurang jelas ya win, dan jangan lupa di edit dikit gambar saya tadi kalo ada yang kurang bagus heheheee…”

Sepulang kami dari rumah pak Sirait, dalam hatiku bertanya-tanya dan berdecak kagum terhadap “mereka” soal keberadaan Ugamo Malim. Mereka sungguh kaum minoritas yang sangat tegar dalam mempertahankan nilai leluhurnya.

http://darwinsyah.multiply.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: