mangaratua

Salah kah sejarah Indonesia!!!???

In Batak Marsada on March 18, 2009 at 7:17 am

Ketika masih sekolah kita diajarkan tentang sejarah-sejarah Indonesia yang begitu kaya. Sejarah Majapahit, Mataram, Sriwijaya dan juga tokoh-tokoh yang berpengaruh pada masa itu seperti Gajah Mada dan Ken Arok.

Sekarang saat mulai muncul kesadaran banyak pertanyaan muncul yang belum terjawab. Apakah orang Batak tidak memiliki sejarah sebelum tahun 1980-an? Apakah tidak ada Kerajaan Batak? seperti apa kehidupan orang batak (politik, sosial dan budaya) sebelum 1980-an? Apakah hanya Sisingamangaraja XII pejuang yang menentang penjajahan?.

Pertanyaan tersebut penting sekali (mungkin bagi orang muda Batak) setidaknya mengetahui sejarah masa lalu Bangsa Batak. Segala pelajaran-pelajaran sejarah di sekolahan tidak menjelaskan tentang ke-Indonesia (tepatnya Kejawaan), yang mengandung makna beragam budaya dan suku, KEANEKARAGAMAN.

Saya hendak menggugat pernyataan bahwa ” Indonesia dijajah selama 350 tahun” jika Indonesia merdeka 1945 berarti penjajahan mulai kira-kira tahun 1595. Indonesia yang saya maksudkan disini adalah Indonesia yang bersatu hingga saat ini.

Berdasarkan situs resmi kabupaten tapanuli tengah menulis sejarah “Wilayah Tapanuli Tengah dahulu dikuasai oleh Kolonial Inggris. Namun dengan Traktat London tanggal 17 Maret 1824, Inggris menyerahkan Sumatera kepada Belanda, dan sebagai imbalannya Belanda memberikan Semenanjung Melayu. Pada saat itulah Inggris menyerahkan Barus dan Singkil kepada Belanda”.Wilayah yang diserahkan oleh Inggris kepada Belanda bertambah luas (yang dikuasai) menjadi wilayah Tapanuli Utara hingga Kabupaten Dairi sekarang. Masuknya Belanda ke Tapanuli mendapat pertentangan dari Bangsa Batak (Batak war 1872-1895) ini berdasarkan info yang saya ketahui. Kemudian berdasarkan sejarah sekolah kita mengenal aksi kepahlwanan Sisingamangara XII yang meninggal tahun 1907. Berdasarkan info tersebut dapat disimpulkan bahwa ketika Belanda datang ke daerah Tapanuli terjadi gejolak dari Bangsa Batak namun saat Inggris berkuasa Bangsa Batak dapat hidup tanpa perlawanan dengan Inggris (mungkin Inggris tidak menguasai tapi hidup dengan perjanjian denga Bangsa Batak ato mungkin Inggris tidak mengusiknya)

Pelajaran sejarah hanya mengajarkan perlawanan terhadap penjajah hanya pada tahun 1800-an. Jadi Bangsa Batak tidak pernah dijajah pada masa sebelum 1800-an. Berarti Bangsa Batak dijajah kurang lebih 145 tahun (hingga 1945) oleh Belanda dan Jepang bukan 350 tahun. Kemerdekaan Indonesia berpengaruh akan pengakuan setiap suku bangsa yang membentuk Indonesia. Pengakuan tersebut adalah hak mutlak sebagai konsekwensinya. Pengakuan terhadap Bangsa Batak adalah pengenalan terhadap hasil budaya (bahasa, tulisan, pengobatan, astronomi, kepercayaan, perkakas,dll) , karakter (sosial), dan sejarah Bangsa Batak. Jika belum adanya pengakuan tersebut (melalui pengenalan terhadap orang muda Batak yang didukung dan didorong oleh Pemerintah), mungkin Bangsa Batak bukan dijajah selama 145 tahun, jangan-jangan hingga sekarang masih terjajah (dalam bentuk berbeda). Semoga tidak!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: