mangaratua

Tanah tandus

In just my opinion on April 13, 2009 at 3:24 am

Di sebuah Negara yang tandus, dimana pepohonan sangat jarang. Sehingga buah-buahan sangat sulit ditemukan. Dikatakan, bahwa Tuhan menunjukkan keadilnannya bahwa buah cukup untuk semua orang. Maka Ia menunjukkan diri kepada para nabi dan berfirman:” perintahKu kepada seluruh bangsa sekarang dan keturunannya selamanya, tidak boleh orang memakan buah lebih dari satu sehari. Catatlah ini dalam kitab suci. Barang siapa melanggar hukum ini akan dianggap berdosa kepada Allah dan terhadap umat manusia.”

Hukum ditaati, hingga berabad-abad kemudian ilmuwan menemukancara mengubah tanah tandus menjadi padang hijau. Tanah itu kaya gandum dan segala kebutuhan manusia. Dan pohon-pohon tertunduk berat pada buah-buah yang tidak dipetik. Hukum satu buah tetap diperintahkan oleh pemerintah Negara dan agama.

“orang yang menunjuk kepada dosa melawan perikemanusiaan, karena membiarkan buah membusuk ditanah, dipandang sebagai orang penghujat dan masuk hokum moral. Orang yang mempertahankan kebijaksanan Sabda Suci Tuhan Allah, itu dihinggapi roha kesombongan karena pikiran, kata orang, dan kurang mempunyai jiwa iman dan ketaatan dimana hanya kenyataan bias diperoleh.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: