mangaratua

Songgot Story: break the silent

In Songgot Story on June 2, 2009 at 7:07 am

Songgot seorang yang saleh, ia seorang pegawai negeri sipil yang sangat taat akan aturan-aturan kantor. Ia bekerja tidak pernah menyalah gunakan jabtan yang dipegangnya. Lae pasaribu teman sekantor songgot yang sangat bertolak belakang, ia selalu bersenang2, menyalahgunakan jabatan untuk memperkaya diri sendiri dan juga menggunakan cara2 yang tidak standard untuk menyelasaikan tugasnya. Setelah pensiun songgot hanya mempunyai sebuah rumah tua dan sepeda motor tahun jadul sedangkan Lae Pasaribu memiliki rumah yang sangat mewah, usaha yg menguntungkan dari hasil penyelewengannya malah hidupnya sehat2 dan tetap bersenang-senang aja, sedangkan Songgot tiap hari didera penyakit. Hingga suatu malam ia berdoa.

Songgot                        : “Tuhan mengapa Engkau berbuat tidak adil?,kenapa teman lae Pasaribu kaya, makmur dan selalu sehat, sedangkan ia tidak pernah berdoa padaMu. Sedangkan aku yang tiap hari berdoa dan menjalankan perintahMU?.”

Tuhan                           : “ Baiklah jadi apa engkau inginkan”

Songgot                        : “ aku ingin tahu kenapa Engkau berlaku tidak adil”.

Tuhan                           : “ engkau mau tahu mengapa.Engkau bodoh, membosankan dan menjemukkan.”

Mengapa harus merusak keheingan, doa akan menjadi sangat-sangat membosankan ketika engkau mulai berbicara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: